|
Mungkin kita semua setuju bahwa tidak ada seorangpun mau,
jika lahir atau hidup dalam keadaan kekurangan atau kecacatan. Tak seorangpun yang dapat memprediksikan bahwa kelak ia lahir
dan hidup dalam keadaan cacat. Jika dihadapankan pada pilihan untuk lahir dan hidup dalam keadaan yang cacat, mungkin kita
bisa menjawab lebih baik mati dari pada hidup dalam keadaan yang cacat. Pendapat seperti ini tentu sangat bertentangan, karena
hidup ini adalah anugerah sebagai wujud cinta Tuhan bagi kita. Hal ini memang tak mudah untuk dipahami apalagi diterima begitu
saja. Maka penyadaran kepada semua pihak untuk dapat mengerti bahwa manusia adalah titipan ilahi adalah bagian dari perjuangan
kami dalam karya kasih yang kami layani di SLB - C Karya Bhakti Purworejo. Selanjutnya bagi anak sendiri, kami yakin bahwa
setiap orang mempunyai kemungkinan kemampuan untuk dapat melakukan segala sesuatu dalam kapasitas yang mereka miliki. Inilah
yang menjadi semangat dan jiwa bagi kami, para Bruder dan segenap guru dan karyawan yang melayani anak-anak tuna grahita di
desa Borowetan, kabupatan Purworejo ini. Maka perubahan sekecil apapun yang terjadi pada anak adalah sebuah perkembangan dan
kemajuan yang luar bisa. Bersama segenap anggota masyarakat, para guru dan anak-anak, kami terus tingkatkan kerjasama yang
baik untuk lebih memahami keberadaan dan perkembangan dari anak-anak yang kami layani.
|